Oct 24, 2023 Editorial • 36 views
AMPHURI.ORG, YOGYAKARTA–Mudzakarah Perhajian Indonesia 2023 mengeluarkan sembilan rekomendasi untuk pembinaan, pelayanan, dan pelindungan kepada jamaah haji agar dapat melaksanakan ibadah haji dengan nyaman, aman, dan lancar, serta terhindar dari mudharat.
Sembilan rekomendasi Mudzakarah Perhajian Indonesia 2023 dibacakan KH Afifuddin Haritsah, didampingi perwakilan peserta lainnya, di antaranya Slamet (Kemenag), KH Miftah Faqih (PBNU), Syakir Jamaluddin (PP Muhammadiyah), Muhammad Imran (Kemenkes), Sunidja (FK KBIHU), dan Farid Aljawi (Asosiasi PPIU/PIHK) jelang penutupan kegiatan Mudzakarah Perhajian Indonesia yang digelar di Yogyakarta, Selasa (24/10/2023).
Adapun sembilan rekomendasi tersebut adalah sebagai berikut:
Lebih Cepat, Lebih Baik
Direktur Bina Haji dan Umrah Kementerian Agama Arsad Hidayat menyampaikan istitha’ah kesehatan harus menjadi perhatian bersama jamaah haji. Karenanya, ke depan, Kemenag akan melakukan pemeriksaan kesehatan jamaah haji lebih awal. Setelah itu, barulah calon jamaah haji itu diperbolehkan atau tidak untuk melakukan pelunasan biaya haji.
“Istitha'ah kesehatan harga yang tidak bisa ditawar-tawar kembali,” katanya.
Arsad berharap, November 2023 ini pelaksanaan screening kesehatan jamaah sudah mulai dapat dilakukan sehingga jamaah memiliki waktu yang lebih panjang. Menurutnya, lebih cepat lebih baik karena akan memberi peluang jamaah melakukan pemulihan ketika mereka terdeteksi sakit saat pemeriksaan tahap pertama. (hay)
No comments yet. Be the first to comment.
Jul 18, 2026 • 972 views
Jul 18, 2026 • 971 views
Jul 18, 2026 • 849 views
Jul 18, 2026 • 741 views
Jul 18, 2026 • 718 views
Jul 18, 2026 • 971 views
Jul 18, 2026 • 446 views
Jul 18, 2026 • 119 views